<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Fahmi HO (High Oriented)</title>
	<atom:link href="http://hogeneration.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://hogeneration.wordpress.com</link>
	<description>Just another WordPress.com weblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 31 Mar 2009 21:23:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='hogeneration.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Fahmi HO (High Oriented)</title>
		<link>http://hogeneration.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://hogeneration.wordpress.com/osd.xml" title="Fahmi HO (High Oriented)" />
	<atom:link rel='hub' href='http://hogeneration.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>RESUME MATERI BULAN MARET</title>
		<link>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/31/resume-materi-bulan-maret/</link>
		<comments>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/31/resume-materi-bulan-maret/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 31 Mar 2009 21:22:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hogeneration</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hogeneration.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[KIK Materi KIK bulan Maret merupakan lanjutan dari materi KIK bulan Februari yakni mengenai Fiqh Prioritas. Pada bulan Maret ini dibahas mengenai prioritas ilmu atas amal. Ustadz Ihsan menjelaskan bahwa ilmu harus didahulukan sebelum amal karena amal yang dilakukan tanpa ilmu maka banyak mendatangkan mudharatnya dibanding manfaatnya. Contohnya adalah seorang pemimpin negara yang memimpin negara [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=16&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0   false false false        MicrosoftInternetExplorer4  &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;   &lt;![endif]--><!--[if !mso]&gt;--></p>
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><strong>KIK</strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">Materi KIK bulan Maret merupakan lanjutan dari materi KIK bulan Februari yakni mengenai Fiqh Prioritas. Pada bulan Maret ini dibahas mengenai prioritas ilmu atas amal. Ustadz Ihsan menjelaskan bahwa ilmu harus didahulukan sebelum amal karena amal yang dilakukan tanpa ilmu maka banyak mendatangkan mudharatnya dibanding manfaatnya. Contohnya adalah seorang pemimpin negara yang memimpin negara tanpa didukung dengan ilmu yang memadai maka bisa dipastikan negara yang ia pimpin sedang menuju kehancuran. Hal ini sudah beberapa kali menimpa negara Indonesia, dimana para presidennya memiliki ilmu yang tidak memadai sehingga membuat rakyatnya sengsara sampai saat ini.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:.25in;line-height:150%;">
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><strong>TPD</strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.25in;text-align:justify;text-indent:32.7pt;line-height:150%;">Materi TPD bulan Maret ini tidak jauh beda dengan materi TPD pada bulan Februari yakni berkaitan dengan five level leadership. Seseorang<span> </span>baru dikatakan pemimpin apabila ia sudah mencapai level keempat dan baru dikatakan pemimpin ideal apabila ia sudah mencapai level kelima. Peserta PPSDMS sebagai mahasiswa pilihan diharapkan minimal berada pada level keempat. Dalam perjuangan menuju five level leadership seseorang tidak perlu menapaki satu persatu level yang ada secara runtut. Hal ini dikarenanakan level kepemimpinan bukanlan sebuah jabatan yang birokratis, melainkan sebuah kemampuan yang bisa diasah setiap saat dan dimana saja.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:21.3pt;text-align:justify;text-indent:14.7pt;line-height:150%;">
<ol style="margin-top:0;" type="1">
<li class="MsoNormal"><strong>TJ dan SP</strong></li>
</ol>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">Materi Trainin Jurnalistik pada bulan Maret adalah mengembankan gaya penulisan. Gaya penulisan setiap orang tidak ada yang sama persis karena dipengaruhi factor-faktor yang berbeda. Beberapa faktor tersebut adalah: pegalaman masa lalu, buku bacaan, lingkungan tempat tinggal, dan lingkungan pergaulan. Faktor-faktor tersebut membentuk kepribadian seseorang yang pada akhirnya membentuk gaya penulisannya. Untuk mempuyai gaya penulisan yang optimal maka diperlukan latihan terus menerus agar kemampuan semakin terasah dan menjadi tajam.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;"><span> </span>Studi pustaka pada bulan Maret ini membahas topik menyonsong abad 21. Perjuangan dakwah ke depan akan menjadi semakin berat apabila umat Muslim tidak menguasai IPTEK. Karena hal itu sudah menjadi kewajiban setiap umat Muslim untuk berbagi tugas dalam mengejar ketertinggalan dalam bidang IPTEK.</p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="ListParagraphCxSpFirst" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>4.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>DIALOG TOKOH</strong></p>
<p class="ListParagraphCxSpLast" style="text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">Tokoh pada bulan Maret ini adalah seorang ibu Yuliana yang merupakan caleg dari PKS. Pengalaman dan prestasi beliau sungguh banyak dan luar biasa bila dibandingkan dengan pengalaman dan prestasi perempuan pada umumnya. Dalam kesempatan waktu itu, beliau menjelaskan beberapa hal dan satu hal utamanya adalah berani bermimpi. Beliau menjelaskan bahwa beliau sangat sering menemukan keajaiban dalam kehidupannya karena beliau mempunyai banyak mimpi besar. Dijelaskan bahwa apa yang didapat seseorang merupakan hasil dari mimpi yang dibayangkan dan diusahakan. Sudah menjadi kepastian mimpi hanya akan tinggal mimpi bila tidak diusakan dengan langkah-langkah sistematis untuk mewujudkannya.</p>
<p class="MsoNormal" style="text-align:justify;line-height:150%;">
<p class="ListParagraph" style="text-align:justify;text-indent:-.25in;line-height:150%;"><!--[if !supportLists]--><strong><span>5.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></strong><!--[endif]--><strong>DISKUSI PASKA KAMPUS</strong></p>
<p class="MsoNormal" style="margin-left:.5in;text-align:justify;text-indent:.5in;line-height:150%;">Pemateri pada bulan Maret ini adalah ustdaz Aris yang merupakan dosen teknik perkapalan ITS-Surabaya. Beliau menjelaskan materi Muslim dan Iptek. Beliau memaparkan mengenai kondisi IPTEK di negara Indonesia selama beberapa periode. Dari beberapa periode tersebut maka bisa disimpulkan bahwa IPTEK di Indonesia sungguh jauh tertinggal bila dibandingkan dengan negara-negara maju di dunia seperti Jepang dan Amerika. Hal ini merupakan permasalahan yang kompleks karena banyak sekali kepentingan yang muncul dalam hal pengembangan IPTEK di Indoesia. Ketertinggalan bangsa Indonesia dalam bidang IPTEK ini sebenarnya mencoreng umat Muslim di Indonesia. Betapa tidak, mayoritas rakyat Indonesia adalah muslim. Bila bangsa Indonesia tertinggal dalam IPTEK maka otomatis ini berarti umat muslim di Indoenesia tertinggal dalam bidang IPTEK. Karena hal itu diperlukan usaha bersama dari semua elemen untuk memperbaiki citra umat Muslim di Indonesia pada khususnya dan umat Muslim di dunia pada umumnya dengan cara mengembankan IPTEK yang sesuai dengan SDA dan SDM di negara masing-masing agar mempunyai keunggulan kompetitif dibanding dengan IPTEK dari negara lain yang sudah maju.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hogeneration.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hogeneration.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hogeneration.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hogeneration.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hogeneration.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hogeneration.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hogeneration.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hogeneration.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hogeneration.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hogeneration.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hogeneration.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hogeneration.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hogeneration.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hogeneration.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=16&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/31/resume-materi-bulan-maret/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b44480e05716a2489ee3400e2bedb14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hogeneration</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>DAKWAH GAUL, PENTING SEKALI</title>
		<link>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/dakwah-gaul-penting-sekali/</link>
		<comments>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/dakwah-gaul-penting-sekali/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 14:19:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hogeneration</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hogeneration.wordpress.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Fakultas saya adalah fakultas terbanyak mahasiswanya di universitas saya. Pergolakan ideologinya kurang begitu terlihat, namun pergolakan budaya sangat begitu terlihat jelas. Budaya yang tengah mencengkram sebagian besar remaja dan dan orang dewasa di Indonesia sedang terjadi pula di fakultas saya. Budaya tersebut tidak lain adalah budaya hedonisme. Budaya yang membuat pengikutnya mengutamakan kesenangan dunia. Budaya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=9&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Fakultas saya adalah fakultas terbanyak mahasiswanya di universitas saya. Pergolakan ideologinya kurang begitu terlihat, namun pergolakan budaya sangat begitu terlihat jelas. Budaya yang tengah mencengkram sebagian besar remaja dan dan orang dewasa di Indonesia sedang terjadi pula di fakultas saya. Budaya tersebut tidak lain adalah budaya hedonisme. Budaya yang membuat pengikutnya mengutamakan kesenangan dunia. Budaya yang membuat pengikutnya mempunyai pemikiran pragmatis. Sebuah budaya yang benar-benar melenakan bagi orang yang tidak mau berpikir jangka panjang. Walaupun tidak bisa sebagai representasi kondisi mahasiswa di semua kampus di Indonesia, saya berpendapat bahwa fakultas saya bisa menjadi gambaran umum kondisi mahasiswa di semua kampus di Indonesia. Dimana para mahasiswanya banyak terjangkiti budaya hedonisme ini. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Dakwah di fakultas yang terjangkiti budaya hedonism adalah gampang-gampang susah. Gampang karena hampir tidak ada pertentangan ideologi antar mahasiswa. Susah karena sebagian besar mahasiswanya berpikiran pragmatis. Untuk mendekati mahasiswa yang terjangkiti budaya ini diperlukan upaya khusus yang beda dengan mahasiswa yang terjangkiti ideologi kekiri-kirian. Sudah menjadi fitrah manusia jika ia akan membentuk kelompok dengan orang lain yang berkarakter dan berpenampilan mirip dengan dirinya. Karena hal itu cara berdakwah dengan mahasiswa tersebut tidak lain ialah dengan berusaha berkarakter dan berpenampilan mirip dengan mereka. Ini tidak berarti melepas semua atribut keislaman yang sudah lama melekat pada jati diri pendakwah. Ini berarti kita mewarnai karakter dan penampilan mereka dengan budaya Islami. Hal ini bisa dikatakan kita berusaha untuk membuat win-win solution yang mana kita dengan mereka harus saling bertoleransi sampai batas yang ditentukan oleh Islam. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Televisi merupakan<span> </span>sumber inspirasi dakwah yang mudah dan akurat. Mudah karena kita tinggal melihat acara-acara apa saja yang bisa banyak menyedot kalangan remaja dan orang dewasa. Akurat karena keberhasilan dari sebuah acara dalam menyedot<span> </span>kalangan remaja dan orang dewasa bisa kita lihat dan amati secara langsung. Oleh karena itu sudah sepatutnya bagi kita untuk banyak mengambil hikmah dari acara-acara yang ditayangkan di televisi. Acara mana saja yang banyak disukai kalangan remaja dan orang dewasa dan begitu pula sebaliknya. Kita sebagai mahasiswa hendaknya berusaha untuk membuat konsep dakwah yang gaul yang bisa merangkul berbagai kalangan masyarakat terutama kalangan remaja dan orang dewasa. </span></p>
<p class="MsoNormal"><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;">Bila kita mengamati maka konsep dakwah gaul sudah mulai dicoba oleh beberapa kalangan pendakwah seperti Ustadz Jefry Al Buchory dan Ustadz Abdulllah Gymnastiar. Kedua ustadz tersebut banyak sekali jamaahnya yang terdiri dari berbagai umur dan segmen masyarakat. Hal ini berbeda sekali dengan para ustadz yang sering melontarkan hujatan-hujatan kepada pihak yang tidak sepihak dengannya. Walaupun apa yang disampaikan benar, namun tidak semestinya dilontarkan dalam setiap kesempatan. Hal ini disebabkan tidak semua masyarakat mempunyai pemahaman agama yang kuat. Sehingga masyarakat yang mempunyai pemahaman agama rendah bisa langsung antipati terhadap agamanya sendiri.</span></p>
<p><span style="font-size:12pt;line-height:150%;font-family:&quot;"><span> </span>Bila kita menginginkan rekan-rekan kita di kampus untuk berperilaku islami maka sudah sepatutnya mulai sekarang kita berusaha semaksimal mungkin membuat ramuan dakwah yang menggabungkan nilai-nilai Islami dengan karakter dan penampilan mereka. Hanya orang gila yang menginginkan hasil yang berbeda dengan cara yang sama. Tentu saja dalam hal ini kita harus berjuang dalam jamaah karena kita tidak akan berhasil meraih tujuan mulia bila kita melakukanny sendiri.<span> </span>Sudah sepatutnya kita membuat konsep dakwah gaul yang bisa merangkul berbagai kalangan masyarakat terutama kalangan remaja dan orang dewasa yang merupakan generasi penerus bangsa. Bila kita berhasil melakukan hal ini maka kemenangan Islam akan segerat terwujud. Dimana setiap umat manusia bisa hidup dalam keadaan yang penuh dengan keadilan dan kesejahteraan.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hogeneration.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hogeneration.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hogeneration.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hogeneration.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hogeneration.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hogeneration.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hogeneration.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hogeneration.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hogeneration.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hogeneration.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hogeneration.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hogeneration.wordpress.com/9/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hogeneration.wordpress.com/9/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hogeneration.wordpress.com/9/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=9&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/dakwah-gaul-penting-sekali/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b44480e05716a2489ee3400e2bedb14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hogeneration</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>PENTINGNYA MANAJEMEN WAKTU *</title>
		<link>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/pentingnya-manajemen-waktu/</link>
		<comments>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/pentingnya-manajemen-waktu/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 14:10:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hogeneration</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hogeneration.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Waktu adalah salah satu nikmat tertinggi yang diberikan Allah kepada Manusia. Sudah sepatutnya manusia memanfaatkannya seefektif dan seefisien mungkin untuk menjalankan tugasnya sebagai makhluk Allah di bumi ini. Karena pentingnya manajemen waktu ini maka Allah swt telah bersumpah pada permulaan berbagai surat dalam al-quran yang turun di mekkah dengan berbagai macam bagian dari waktu. Misalnya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=6&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-bottom:6pt;text-align:justify;line-height:150%;"><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE                           &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--><span style="font-family:&quot;">Waktu adalah salah satu nikmat tertinggi yang diberikan Allah kepada Manusia. Sudah sepatutnya manusia memanfaatkannya seefektif dan seefisien mungkin untuk menjalankan tugasnya sebagai makhluk Allah di bumi ini.<span> </span>Karena pentingnya manajemen waktu ini maka Allah swt telah bersumpah pada permulaan berbagai surat dalam al-quran yang turun di mekkah dengan berbagai macam bagian dari waktu. Misalnya bersumpah: demi waktu malam, demi waktu siang, demi waktu fajar, demi waktu dhuha, dan demi masa. Semisal dalam surat Al-Lail ayat 1-2, Allah berfirman: “demi malam apabila menutupi (cahaya siang), dan siang apabila terang benderang.” Menurut pengertian yang popular di kalangan para mufassirin dan juga dalam perasaan kaum muslimin, apabila Allah bersumpah dengan sesuatu dari ciptaan-Nya, maka hal itu mengandung maksud agar kaum muslimin memperhatikan kepada-Nya dan agar hal tersebut mengingatkan mereka akan besarnya manfaat dan impressinya. Oleh karena itu, barang siapa terluput atau terlena dari suatu amal perbuatan pada salah satunya, maka hendaklah ia berusaha menggantikannya pada saat yang lain. </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-bottom:6pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Sementara itu sunnah nabawiah juga mengukuhkan nilai waktu, dan menetapkan adanya tanggung jawab manusia terhadap waktu di hadapan ALLAH kelak di hari kiamat. Terlebih, ada empat pertanyaan pokok yang akan dihadapkan kepada setiap mukallaf di hari perhitungan kelak, dan ada dua pertanyaa dasar yang khusus berkenaan dengan waktu. Tentang hal tersebut telah diriwayatkan oleh Mu’adz bin Jabal ra, bahwa Nabi saw telah bersabda: </span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-bottom:6pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span>“Tiada tergelincir kedua telapak kaki seorang hamba di hari Kiamat, sehingga ditanya tentang empat hal, yaitu tentang umurnya di mana ia habiskan, tentang masa mudanya di mana ia binasakan, tentang hartanya dari mana ia peroleh dan ia belanjakan, dan tentang ilmunya bagaimana ia mengamalkannya.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-bottom:6pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Begitulah, bahwa manusia bakal ditanya tentang umurnya secara umum dan tentang masa mudanya secara khusus. Sesungguhnya masa mudamemang bagian daripada usia manusia. Namun, masa itu mempunyai nilai istimewa dilihat dari segi usia, yaitu kehidupan yang penuh pancaran cahaya, keteguhan yang masih dapat berkelanjutan, dan merupakan suatu masa kuat di antara dua ancaman kelemahan, yaitu kelemahan masa kanak-kanak dan kelemahan masa tua. Sebagaimana disinyalir dalam firman Allah SWT surat Ar Ruum ayat 54:</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-bottom:6pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span>“Allah, dialah yang menciptakan kamu dari keadaan lemah, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah keadaan lemah itu menjadi kuat, kemudian Dia menjadikan (kamu) sesudah kuat itu lemah (kembali) dan berubah.”</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-bottom:6pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Kewajiban-kewajiban dan etika Islam telah menetapkan adanya makna yang agung, yaitu nilai waktu dan upaya memperhatikan setiap tingkatan dan setiap bagiannya. Kewajiban ini menyadarkan dan mengingatkan manusia agar menghayati pentingnya waktu, dan irama gerak alam, peredaran cakrawala, perjalanan matahari, planet-planet lain serta pergantian malam dan siang. Sebagaimana ditentukannya waktu-waktu untuk shalat, zakat, puasa, dan haji. Hal ini merupakan memberikan pelajaran bagi setiap muslim harus senantiasa sadar terhadap perputaran masa dan mengawasi gerak pergantiannya, sehingga tidak menunda-nunda waktu terhadap ibadah-ibadah yang telah ditentukan dan agenda-agenda harian yang telah direncanakan.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-bottom:6pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"><span> </span>Waktu mempunyai karakteristik khusus yang istimewa. Kita wajib mengerti secara sungguh-sungguh dan wajib mempergunakannya sesuai dengan pancara cahayanya. Di antara karakteristik waktu adalah sebagai berikut:</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;margin:0 0 6pt 21.3pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;">Cepat habis. Waktu itu berjalan laksana awan dan lari bagaikan angin, baik waktu senang atau suka ria maupun saat susah datau duka cita. Apabila yang sedang dihayati itu hari-hari gembira, maka lewatnya masa itu terasa lebih cepat, sedangkan jika yang dihayati itu waktu prihatin, amaka lewatnya masa-masa itu terasa lambat. Namun, pada hakikatnya tidaklah demikian, karena perasaan tersebut hanyalah perasaan orang yang sedang menghayati masa itu sendiri. Kendati umur manusia dalam kehidupan dunia ini cukup panjang, namun pada hakikatnya umur manusia hanya sebentar, selama kesudahan yang hidup itu tibalah saat kematian. Dan tatkala mati telah merenggut, maka tahun-tahun dan masa yang dihayati manusia telah selesai, hingga laksana kejapan mata yang lewat bagaikan kilat yang menyambar.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;margin:0 0 6pt 21.3pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;">Waktu yang telah habis tak akan kembali dan tak mungkin dapat diganti. Inilah ciri khas waktu dari berbagai karakteristik khusus waktu. Setiap hari yang berlalu, setiap jam yang habis dan setiap kejapan mata yang telah lewat, tidak mungkin dapat dikembalikan lagi dan tidak mungkin dapat diganti. </span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;margin:0 0 6pt 21.3pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;">Modal terbaik bagi manusia. Oleh karena waktu sangat cepat habis, sedangkan yang telah lewat tak akan kembali dan tidak dapat diganti dengan sesuatu pun, maka waktu merupakan modal terbaik. Modal yang paling indah dan paling berharga bagi manusia. Keindahan waktu itu dapat diketahui melalui fakta bahwa waktu merupakan wadah bagi setiap amal perbuatan dan segala produktivitas. Karena itulah, maka secara realistis waktu itu merupakan modal yang sesungguhnya bagi manusia, baik secara individu (perorangan) maupun kolektif atau kelompok masyarakat.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-bottom:6pt;text-align:justify;text-indent:36pt;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;">Kiat yang benar untuk menyikapi waktu menurut Islam, ialah pandangan yang mencakup masa lalu, masa sekarang dan masa depan secara keseluruhan. Oleh karena itu, manusia wajib melihat, mengisi, dan mempersiapkan ketiga masa tersebut.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;margin:0 0 6pt 21.3pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>a.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;">Wajib melihat masa lalu. Melihat ke masa lalu, dimaksudkan untuk mengambil pealjaran dengan segala peristiwa yang terjadi pada masa tersebut. Menerima nasehat dengan kejadian yang dialami umat saat itu dan sunnatullah terhadapa mreeka, sebab masa lalu merupakan wadah peristiwa dan khazanah pelajaran.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;margin:0 0 6pt 21.3pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>b.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;">Melihat masa depan. Melihat ke masa depan memang hal wajib, sebab manusia itu sesuai dengan fitrahnya senantiasa terikat ke masa depan. Ia tak akan dapat melupakannya atau menyembunyikannya di balik kedua telinganya. Sebagaimana manusia itu diberi rezeki ingatan yang menghubungkannya dengan masa lalu dan apa yang terjadi di dalamnya, maka iapun deberi rezeki upaya menggambarkan masa depan dan apa yang akan diharapkan.</span></p>
<p class="MsoListParagraphCxSpLast" style="background:white none repeat scroll 0 0;text-align:justify;text-indent:-21.3pt;line-height:150%;margin:0 0 6pt 21.3pt;"><!--[if !supportLists]--><span style="font-family:&quot;"><span>c.<span style="font-family:&quot;font-style:normal;font-variant:normal;font-weight:normal;font-size:7pt;line-height:normal;"> </span></span></span><!--[endif]--><span style="font-family:&quot;">Memperhatikan masa kini. Apabila seorang mukmin berkewajiban<span> </span>melihat ke masa lalu untuk mengambil pelajaran, mengambil manfaat, dan mawas diri. Di samping itu, juga perlu melihat ke masa depan untuk mempersiapkan perbekalan. Maka, ada kewajiban untuk memperhatikan masa kini, yaitu masa di mana secara nyata kita sedang menjalani dan menghayatinya, agar kita dapat menggunakannya sebelum lepas dan tersia-sia.</span></p>
<p class="MsoNormal" style="background:white none repeat scroll 0 0;margin-bottom:6pt;text-align:justify;line-height:150%;"><span style="font-family:&quot;"> </span></p>
<p><span style="font-size:12pt;font-family:&quot;">*Disadur dari buku Manajemen Waktu Islami karangan Yusuf Qardhawi</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hogeneration.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hogeneration.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hogeneration.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hogeneration.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hogeneration.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hogeneration.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hogeneration.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hogeneration.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hogeneration.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hogeneration.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hogeneration.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hogeneration.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hogeneration.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hogeneration.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=6&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/pentingnya-manajemen-waktu/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b44480e05716a2489ee3400e2bedb14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hogeneration</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>RESUME KEGIATAN BULANAN BULAN FEBUARI 2009</title>
		<link>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/resume-kegiatan-bulanan-bulan-febuari-2009/</link>
		<comments>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/resume-kegiatan-bulanan-bulan-febuari-2009/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 14:05:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hogeneration</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/resume-kegiatan-bulanan-bulan-febuari-2009/</guid>
		<description><![CDATA[1. Training Pengembangan Diri TPD bulan Februari begitu unik karena pematerinya adalah 4 orang rekan kami yang mengikuti latgab wilayah barat. Materi TPD bulan Februari adalah deskripsi tingkatan-tingkatan kepemimpinan. Dimana tingkatan-tingkatan tersebut terdiri dari 5 tingkatan. Dari kelima tingkatan tersebut, tingkatang tertinggi atau tingkatan idealnya adalah tingkatan ke lima. Dimana pada tingkatan tersebut seorang bisa [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=4&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>1.	Training Pengembangan Diri<br />
TPD bulan Februari begitu unik karena pematerinya adalah 4 orang rekan kami yang mengikuti latgab wilayah barat. Materi TPD bulan Februari adalah deskripsi tingkatan-tingkatan kepemimpinan. Dimana tingkatan-tingkatan tersebut terdiri dari 5 tingkatan. Dari kelima tingkatan tersebut, tingkatang tertinggi atau tingkatan idealnya adalah tingkatan ke lima. Dimana pada tingkatan tersebut seorang bisa menjadi pemimpin karena kualitas pribadinya. Mulai dari kualitas karakter, kualitas komunikasi, kualitas emosional, kualitas spiritual, sampai dengan kualitas kompetensinya. Contoh dari seorang pemimpin yang berada pada tingkatan kelima ini adalah Rasulullah Muhammmad SAW. Perjuangan beliau semenjak kecil sampai akhir hayatnya adalah contoh kongkrit  dari profil pemimpin tingkat 5. Karena hal itulah beliau tidak hanya disegani umat Islam, tetapi juga disegani oleh musuh-musuhnya.</p>
<p>2.	Kajian Islam Kontemporer<br />
Pada KIK edisi Februari, ustadz Bachtiar membahas pengantar Fiqh Prioritas dan belum membahas materi inti dari fiqh prioritas. Beliau menjelaskan bahwa dewasa ini umat Islam, secara umum, belum bisa menentukan skala prioritas yang sesuai dengan kondisinya. Belum bisa menentukan mana yang harus didahulukan dan mana yang harus diakhirkan. Sehingga hasilnya seperti saat ini, di mana berbagai permasalahan muncul silih berganti. Karena itu pemahaman dan penerapan fiqh prioritas dewasa ini menjadi sangat urgen. Hal ini tidak lain supaya umat Islam bisa segera hidup sebagaimana tuntunan Rasulullah Muhammad SAW.</p>
<p>3.	Studi Pustaka dan Training Jurnalistik<br />
Ustadz Sapto membahas tema Memperkaya Referensi dan Menata Perpustakaan Pribadi. Beliau menjelaskan bahwa kemampuan akademis seseorang bisa dilihat dari koleksi buku yang ia punya. Buku merupakan representasi dari kredibilitas dan kompetensi pemiliknya. Jika tema-tema buku yang dibaca berbobot maka orang yang membacanya atau yang memilikinya paling tidak bisa mempunyai yang berbobot pula, begitu pula sebaliknya. Seorang peneliti maupun penulis pasti tidak bisa meneliti atau menulis tanpa membaca buku sebelumnya karena itu mengoleksi buka sangat dianjurkan. Semakin bertambahnya buku yang dimiliki maka diperlukan sistem penataan yang terkategori supaya memudahkan mencari buku pada waktu dibutuhkan.</p>
<p>4.	Dialog Tokoh<br />
Sebenarnya banyak pelajar-pelajar Indonesia sangat potensial, hal ini bisa dibuktikan dengan seringnya pelajar Indonesia menyabet medali dalam olimpiade sains beberapa tahun terakhir ini. Permasalahnnya tidak semua pelajar di Indonesia mampu disekolahkan orang tuanya untuk menuntut ilmu setinggi mungkin. Sistem pendidikan yang tidak mendukung rakyat ini semakin meresahkan dengan disahkannya RUU BHP yang mana hanya berkutat pada administrasi pendidikan saja. UU BHP tersebut  tidak bisa menyentuh secara langsung terhadap peningkatan kualitas pendidikan di Indonesia. Disahkannya RUU BHP dikawatirkan sebagian elemen masyarakat membuat kelangsungan pendidikan generasi mereka terancam. Hal ini disebabkan hanya orang-orang mampu saja yang bisa menikmati pendidikan. Semoga saja UU BHP ini tidak disalahgunakan.</p>
<p>5.	Diskusi Pasca Kampus<br />
Profesionalisme dalam berkarir sangat diperlukan dan harus dipersiapkan semenjak bangku kuliah. Profesionalisme tidak bisa lahir begitu saja tanpa adanya usaha yang sungguh-sungguh. Untuk menjadi seorang yang profesional maka diharuskan memiliki 1 bidang konsentrasi ilmu yang menjadi andalannya. Orang tidak dikatakan profesional jika ia berusaha untuk menguasai berbagai ilmu sekaligus. Orang baru bisa dikatakan profesional bila ia berfokus pada 1 bidang tertentu dan mempunyai wawasan luas yang berkaitan dengan bidang yang digelutinya. </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hogeneration.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hogeneration.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hogeneration.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hogeneration.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hogeneration.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hogeneration.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hogeneration.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hogeneration.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hogeneration.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hogeneration.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hogeneration.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hogeneration.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hogeneration.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hogeneration.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=4&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/resume-kegiatan-bulanan-bulan-febuari-2009/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b44480e05716a2489ee3400e2bedb14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hogeneration</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENJADIKAN PRODUK LOKAL MENJADI TOP BRAND</title>
		<link>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/menjadikan-produk-lokal-menjadi-top-brand/</link>
		<comments>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/menjadikan-produk-lokal-menjadi-top-brand/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 14:03:29 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hogeneration</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/menjadikan-produk-lokal-menjadi-top-brand/</guid>
		<description><![CDATA[Bila disebut pasta gigi maka yang muncul di benak adalah pepsodent. Bila disebut sabun maka yang muncul di benak adalah life buoy. Bila disebut pompa air maka yang muncul adalah sanyo. Itulah yang disebut dengan TOP BRAND. Ketiga contoh tersebut menjadi TOP BRAND karena telah memenuhi 3 kriteria yakni top of mind (merek yang pertama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=3&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bila disebut pasta gigi maka yang muncul di benak adalah pepsodent. Bila disebut sabun maka yang muncul di benak adalah life buoy. Bila disebut pompa air maka yang muncul adalah sanyo. Itulah yang disebut dengan TOP BRAND. Ketiga contoh tersebut menjadi TOP BRAND karena telah memenuhi 3 kriteria yakni top of mind (merek yang pertama kali disebut oleh responden ketika kategori produknya disebutkan), last usage (merek yang terakhir kali dikonsumsi oleh responden dalam satu purchase cycle), dan future intention (merek yang ingin dikonsumsi di masa mendatang). Diantara sederetan nama merek TOP BRAND di Indonesia berapa persenkah yang merupakan produk lokal?<br />
	Berdasarkan daftar nama merek TOP BRAND hasil riset Frontier Consulting Group, produk lokal yang menjadi TOP BRAND hanya sekitar 20 % saja. Apa yang membuat hal ini bisa terjadi? Salah satunya adalah persepsi rakyat Indonesia sendiri yang memandang rendah kualitas produk lokal. Bila persepsi ini terus berlanjut maka rakyat Indonesia akan betul-betul menjadi tamu di negeri Sendiri.<br />
	Gelombang globalisasi yang segera menghapus batas-batas antar Negara membuat setiap harus kuat dalam segala bidang, terutama dalam bidang perekonomian. Bila tidak kuat maka Negara yang bersangkutan bakal menjadi tempat penjualan produk-produk asing dan menjadi neraka bagi pengusaha-pengusaha lokal. Bila Negara Indonesia tidak ingin seperti itu maka sudah saatnya segenap elemen masyarakat berusaha bersama mengubah persepsi mengenai produk-produk lokal.<br />
	Usaha pengubahan persepsi ini bisa mencontoh perusahaan-perusahaan lokal yang telah menjadi TOP BRAND di bidang usahanya masing-masing. Semisal adalah perusahaan pembuat coklat Silver Queen. Ia telah berhasil “mengelabui” masyarakat Indonesia sehingga sebagian besar masyarakat Indonesia mengira bahwa Silver Queen merupakan produk luar negeri. Beberapa hal yang membuat Silever Queen berhasil “mengelabui” masyarakat Indonesia. Pertama, ia menggunakan nama merek berbahasa Inggris. Hal ini membuat sebagian besar masyarakat Indonesia yakin bahwa Silver Queen adalah produk luar negeri. Kedua, cita rasa yang terus berkembang menyesuaikan dengan cita rasa coklat produk luar negeri. Ini membuat masyarakat Indonesia tidak menjadi bosan terhadap cita rasa Silver Queen. Ketiga, Silver Queen dalam iklannya sering menampilkan wajah-wajah dari luar negeri. Hal ini sekali lagi membuat masyarakat Indonesia mengira bahwa Silver Queen adalah produk luar negeri. Keempat, strategi pemasarannya yang efektif dan efisien. Hal ini bisa diketahui dari salah satu indikatornya yakni STP (Segmentation, Targetting, dan Positioning) Silver Queen yang tepat dan terkontrol terus menerus.<br />
	Itulah pelajaran yang bisa diambil dari sebuah produk lokal yang berhasil menjadi TOP BRAND di Indonesia. Kalau ada beberapa perusahaan lokal yang bisa maka pasti perusahaan lokal lain di bidang yang lain sudah seharusnya bisa juga. Kuncinya tinggal 2 hal yakni berusaha dan berdoa. Insya Allah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hogeneration.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hogeneration.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hogeneration.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hogeneration.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hogeneration.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hogeneration.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hogeneration.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hogeneration.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hogeneration.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hogeneration.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hogeneration.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hogeneration.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hogeneration.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hogeneration.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=3&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/menjadikan-produk-lokal-menjadi-top-brand/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b44480e05716a2489ee3400e2bedb14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hogeneration</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hello world!</title>
		<link>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/hello-world/</link>
		<comments>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/hello-world/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Mar 2009 14:00:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hogeneration</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Welcome to WordPress.com. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=1&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Welcome to <a href="http://wordpress.com/">WordPress.com</a>. This is your first post. Edit or delete it and start blogging!</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/hogeneration.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/hogeneration.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/hogeneration.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/hogeneration.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/hogeneration.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/hogeneration.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/hogeneration.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/hogeneration.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/hogeneration.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/hogeneration.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/hogeneration.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/hogeneration.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/hogeneration.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/hogeneration.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=hogeneration.wordpress.com&amp;blog=6955399&amp;post=1&amp;subd=hogeneration&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://hogeneration.wordpress.com/2009/03/14/hello-world/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/7b44480e05716a2489ee3400e2bedb14?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">hogeneration</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
